Karenanya, pendamping bukan beban negara, melainkan alat negara untuk memastikan uang publik tidak hilang percuma.
Negara Tidak Boleh Menghapus Peran yang Justru Mengurangi Beban
Pada akhirnya, serangan terhadap TPP hanyalah contoh bagaimana opini tanpa data dapat berkembang menjadi narasi yang menggiring persepsi publik.
Kita seolah lupa bahwa pendamping adalah bagian dari arsitektur pembangunan desa yang dibangun oleh negara sendiri.
Mereka adalah penjaga awal uang negara. Mereka bukan sempurna, tetapi mereka mengisi ruang yang tidak dapat digantikan oleh sistem birokrasi yang masih bertahap membangun kapasitas.
Baca Juga: Apa Fungsi TPK dalam Pembangunan Desa dan Siapa Yang Berhak Menjadi TPK
Karena itu melabeli TPP sebagai beban negara bukan hanya keliru, tetapi juga berbahaya. Ia berpotensi mengganggu stabilitas sistem pembangunan desa yang selama bertahun-tahun telah membuktikan efektivitasnya.
Pertanyaannya kini sederhana:
Apakah kita ingin memperkuat desa berdasarkan data dan pengalaman?
Atau kita ingin membongkar pondasi hanya karena teriakan di media sosial terdengar lebih keras daripada logika?

3 comments