Skip to content

Intensitas Hujan Tinggi, Harga Cabai Turun, “Daster” Emak-Emak Naik Perlahan

penyakit layu bakteri pada tanaman cabai
penyakit layu bakteri pada tanaman cabai

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Intesitas curah hujan di Kabupaten Kaur terasa cukup tinggi. Dampak hujan menyebabkan banjir dan longsor di beberapa titik wilayah Kabupaten Kaur.

Disisi ekonomi, harga beras masih cukup tinggi. Namun, di komoditi cabai merah mulai mengalami penurunan drastis.

Sepekan berlalu, harga cabai mencapai Rp 120 ribu perkilogram. Namun, diawal pekan ini harga cabai turun diangka Rp 90.000 hingga Rp 80.000 perkilogramnya.

Curah hujan juga berdampak pada situasi adem di rumah. Hal ini juga dikeluhkan emak-emak.

Baca Juga : 

https://nusantaramails.com/gmpk-dukung-pengusutan-proyek-jaringan-astinet-kominfo-kaur/

Pasalnya, hujan deras yang mengguyur menyebabkan “daster” naik perlahan. Khususnya pada malam hari.

“Alhamdulillah, harga cabai mulai turun. Namun, untuk beras masih cukup tinggi meskipun sudah digelar operasi pasar murah oleh Buloq,” ujar Edi Latif (46).(yti)

Article topics

2 comments

Tinggalkan Balasan