Di bulan Agustus ini juga salah satu Wakil Ketua Umumnya Ahmad Abdul Aziz Zein, SH, MH bertolak ke Jepang untuk membantu secara probono (cuma-cuma) kasus penipuan ratusan penempatan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jepang oleh warga negara Indonesia yang berada di Jepang.
Para calon TKA dijanjikan pekerjaan di negeri Sakura, setelah menyetor sejumlah uang, ternyata pekerjaan yang dijanjikan bohon belaka. Ketua Umm DePA-RI, Luthfi Yazid, telah melakukan koordinasi sebelumnya dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo untuk penanganan kasus TKA tersebut.
DePA-RI akan terus berkoordinasi dengan KBRI, menjalin kerjasama dengan pengacara di Jepang serta membentuk task force untuk penanganan perkara ini.
Selama saya memimpin DePA-RI, saya berjanji tidak akan pernah bersikap partisan, namun tetap akan independen, berdiri di semua golongan dan berpijak pada nilai kebenaran dan keadilan.
Sekali lagi, saya akan berada ditengah bersama rakyat pencinta kebenaran dan keadilan, tidak ke kanan- tidak ke kiri; tidak akan membedakan suku, agama, ras, gender serta perbedaan pandangan politik.

Leave a comment