Skip to content

BIKIN SENYUM, PUISI untuk PPK, PPS, Panwas, PKD, Pantarlih dan Suka Duka Coklit

Ilustrasi Petugas Pantarlih
Ilustrasi Petugas Pantarlih

PUISI: PKD dalam Pilkada, Mereka adalah Pilar

Di garis depan perjuangan tanpa pamrih,
PKD berdiri, mengemban amanah suci,
Mengawal Pilkada dengan hati yang bersih,
Menjaga setiap langkah, demi demokrasi yang hakiki.

Mereka menyusuri lorong-lorong sunyi,
Meneliti setiap daftar, mengawasi dengan cermat,
Di balik senyum dan salam yang tak henti,
Ada dedikasi, semangat yang tak pernah surut.

PKD dalam Pilkada, pahlawan tanpa tanda jasa,
Menghadapi segala rintangan dengan kepala tegak,
Menjaga agar suara rakyat tetap terjaga,
Agar harapan mereka terwujud dalam setiap jejak.

Setiap laporan mereka kumpulkan dengan teliti,
Mengawasi setiap tahapan dengan seksama,
Demi Pilkada yang jujur dan adil,
Mereka bekerja dalam diam, namun penuh makna.

Di bawah terik matahari atau hujan yang deras,
PKD tetap berjuang, tak kenal lelah,
Mereka adalah penjaga yang tak pernah gentar,
Mengawal proses demokrasi, memastikan semua berjalan benar.

Dengan hati yang tulus dan jiwa yang tabah,
Mereka berdiri teguh, di tengah hiruk-pikuk,
PKD dalam Pilkada, benteng keadilan,
Menghadirkan pemilu yang bersih, penuh kepercayaan.

Mereka adalah saksi dari perjuangan tak kenal henti,
Di balik layar, mereka berperan besar,
Mengawasi, menjaga, memastikan integritas,
Agar suara rakyat tak terabaikan, tetap mengalir deras.

Cinta Beda Kasta: Legenda Baturaden yang Abadi

Di setiap sudut, di setiap jalan,
PKD hadir dengan ketulusan yang nyata,
Mereka adalah pilar dari demokrasi yang kokoh,
Mengawal Pilkada dengan semangat yang membara.

Ketika malam tiba dan dunia terlelap,
Mereka tetap berjaga, dalam sunyi yang mendalam,
PKD dalam Pilkada, pahlawan yang tak terucap,
Menghadirkan harapan, menjaga impian dalam genggaman.

Selanjutnya PUISI: Suka Duka Coklit, Ada Lelah yang Kadang tak Terucapkan…

One comment

Tinggalkan Balasan