Skip to content

14 Cara Mencegah Kehamilan Setelah Berhubungan Intim

Cegah Kehamilan
Cegah Kehamilan

Meskipun ini bisa menjadi metode kontrasepsi alami, namun tidak dapat diandalkan sepenuhnya karena waktu penundaan ovulasi bervariasi antar individu.

 

10. KB suntik

Kontrasepsi suntik adalah metode kontrasepsi hormonal yang melibatkan penyuntikan hormon tertentu ke dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Jika Bunda memutuskan untuk menjadwalkan kehamilan setelah menggunakan kontrasepsi suntik, perlu dipahami bahwa waktu yang dibutuhkan tubuh untuk kembali ke kondisi subur setelah berhenti suntik dapat bervariasi.

Lanjutkan Bulan Bakti Ramadhan, Kapolda Bengkulu Salurkan 100 Paket Sembako di Bengkulu Selatan

11. Kontrasepsi IUD

IUD adalah alat kontrasepsi yang dimasukkan ke rahim. Alat kontrasepsi terbuat dari plastik yang kecil dan fleksibel. IUD memiliki angka keberhasilan yang tinggi dalam mencegah kehamilan dan mengatur jarak hamil.

 

Proses kembalinya kesuburan dapat bervariasi, dan sebagian besar pasangan dapat merencanakan kehamilan setelah IUD diangkat. KB IUD terdiri dari dua jenis, yakni IUD non-hormonal (berlapis tembaga) dan IUD hormonal (berisi hormon levonorgestrel). Cara kerjanya menghambat ovulasi, membuat dinding rahim tipis, dan menebalkan lendir serviks.

 

12. Konsumsi obat herbal

Ada beberapa jenis obat herbal yang diyakini bisa mencegah kehamilan. Metode ini dapat digunakan tapi tidak 100 persen terbukti efektif. Sebaiknya Bunda mencari informasi dulu sebelum minum obat herbal atau minum ramuan lainnya. Bila perlu, konsultasikan dulu ke dokter agar tidak berdampak buruk pada kesehatan.

Tips Ampuh Agar Perempuan Merasa Nyaman dan Pasrah

13. Konsumsi pil KB kombinasi

Bunda bisa mempertimbangkan penggunaan pil KB kombinasi. Menurut International Consortium for Emergency Contraception, metode Yuzpe melibatkan penggunaan pil KB kombinasi dalam jumlah tertentu, dengan dua dosis yang harus diminum.

 

Dosis pertama sebaiknya diminum paling lambat dalam 72 jam (tiga hari) hingga maksimal 120 jam (lima hari) setelah berhubungan seks. Setelah itu, dosis kedua perlu diminum 12 jam setelahnya.

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan