Skip to content

Wisata Mandi, Indonesia Kebanjiran Turis Eropa

Ilustrasi Mandi - Foto net
Ilustrasi Mandi - Foto net

Nusantara Mails – Hidup di daerah tropis berbeda dengan di daerah subtropis atau beriklim dingin lainnya. Panasnya matahari menyengat membuat keringat berkucuran dari tubuh. Alhasil, di kalangan masyarakat tropis terbentuk kebiasaan baru, yakni mandi.

 

Di Indonesia, mandi menjadi suatu kelaziman dan bukan sesuatu yang aneh bagi mayoritas orang. Ini tentu berbeda dengan orang Eropa yang jarang mandi karena tidak merasa kegerahan. Barulah saat mereka datang ke kawasan tropis, mau tidak mau mereka melakukan mandi.

 

Namun, siapa sangka ratusan tahun lalu kegiatan ini pernah membuat orang Eropa heran, bahkan jadi daya tarik wisata oleh sebuah hotel? Kisah ini diungkap oleh sejarawan Achmad Sunjayadi dalam buku sejarah pariwisata di masa kolonial berjudul Pariwisata di Hindia-Belanda 1891-1942 (2019).

 

Sunjayadi banyak mengutip catatan para penulis perjalanan dari abad ke-19 maupun dari abad ke-10 yang datang ke Indonesia.

Baca Juga:

Ramalan Zodiak Senin, 19 Juni 2023: Capricorn, Aquarius dan Pisces

Lalu, bagaimana ceritanya?

Seperti yang sudah diungkap, masyarakat Eropa tidak biasa melakukan mandi di negara asalnya yang memiliki empat musim. Sebab, jika melakukan itu sama saja dengan menyiksa tubuh karena membuat badan lebih dingin.

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan