Nusantara Mails – Migrain merupakan jenis sakit kepala yang terasa seperti berdenyut, dan umumnya hanya terjadi pada satu sisi kepala. Ini termasuk penyakit saraf yang bisa memicu sederetan gejala seperti mual, muntah, dan terasa sensitif terhadap suara atau cahaya. Serangan sakit kepala ini bisa berlangsung selama beberapa jam atau bahkan beberapa hari.
Penyebab Migrain
Hingga kini, belum ada yang tahu dengan pasti apa yang menyebabkan seseorang bisa mengalami jenis sakit kepala ini. Namun, pada banyak kondisi yang terjadi, ahli menemukan bahwa ada penurunan kadar dari salah satu zat kimia dalam otak, yakni serotonin.
Hal ini pula yang para ahli duga menjadi penyebab trigeminal, salah satu saraf pada otak merilis zat kimia pada meningen atau lapisan luar di otak sehingga memicu munculnya rasa nyeri.
Meski penyebabnya masih belum ada yang memastikannya, tetapi kondisi ini juga bisa terjadi karena beberapa faktor berikut ini:
Ramalan Zodiak Besok 4 Agustus 2023 untuk: Aries, Gemini dan Taurus Banyak yang Menarik
- Terjadinya perubahan hormon pada wanita. Kadar hormon yang cenderung fluktuatif pada wanita, terlebih estrogen ternyata memiliki keterkaitan erat dengan migrain. Beberapa wanita mengaku terserang migrain ketika kadar hormon estrogen mengalami penurunan, seperti sebelum atau saat haid, hamil, atau menopause.
- Pola diet. Konsumsi makanan olahan atau makanan dengan rasa asin, makanan yang mengandung pemanis tambahan atau perasa gurih, dan minuman kafein atau beralkohol juga bisa meningkatkan risikonya.
- Adanya pemicu dari lingkungan, seperti paparan asap rokok, aroma parfum yang menyengat, dan penghapus cat.
- Mengalami stres, gelisah berlebihan, terlalu gembira, dan depresi.
- Kebiasaan buruk, seperti tubuh kelelahan, kualitas tidur dan postur tubuh yang buruk, mengalami gangguan tidur, hipoglikemia, dan sehabis berolahraga berat.
- Efek samping dari konsumsi obat tertentu, misalnya pil KB atau sedang menjalani terapi hormon.
Waspadai Resiko Mandul, Kenali Sedini Mungkin 7 Ciri-ciri Rahim Kering Pemicu Susah Hamil
Ada beberapa cara yang dapat membantu menyembuhkan migrain atau mengurangi gejalanya, antara lain:
- Istirahat yang cukup: Cobalah untuk tidur dan beristirahat yang cukup, karena kekurangan tidur dapat memicu migrain.
- Hindari stimulan: Hindari konsumsi kafein, alkohol, dan makanan yang mengandung MSG (monosodium glutamate) atau pengawet nitrat, karena dapat memicu migrain.
- Terapi panas atau dingin: Tempelkan kompres dingin di kepala atau bagian yang nyeri untuk meredakan rasa sakit. Anda juga dapat mencoba mandi air hangat atau rendam kaki dalam air hangat.
- Minum banyak air: Dehidrasi dapat menjadi pemicu migrain. Pastikan Anda minum cukup air setiap hari agar tubuh tetap terhidrasi.
- Menghindari paparan cahaya terang: Cahaya terang atau terlalu banyak sinar matahari dapat memicu migrain. Gunakan kacamata hitam saat Anda berada di luar ruangan atau dalam ruangan dengan pencahayaan yang terlalu terang.
- Hindari stres: Stres dapat memicu migrain, cobalah teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau latihan pernapasan dalam untuk menghilangkan stres.
- Konsumsi makanan sehat: Makan makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, dan makanan tinggi serat lainnya. Hindari makanan olahan dan makanan cepat saji yang bisa memicu migrain.
Susah Nurunin Berat Badan? Yang Sering Salah Cara dan Begini Strateginya
Namun, jika migrain Anda berkelanjutan atau mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat. (*)

One comment