Skip to content

Portal Jalan, Usir Karyawan dan Ancam Bakar Kamp, Manajemen Laporkan Pengunjuk Rasa Ke Polisi

Oplus_131072

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Manajemen PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ) kembali melaporkan pengunjuk rasa yang mengatasnamakan Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS) dan Forum Peduli Wilayah Kedurang (FPWK) ke polisi.

Laporan tersebut berkaitan dengan pemortalan akses jalan milik perusahaan oleh pengunjuk rasa. Kemudian, manajemen perusahaan juga melaporkan tindakan pengusiran karyawan hingga pengancaman pembakaran kamp jika karyawan tidak pergi.

Peristiwa ini terjadi di divisi satu PT DSJ yang berada diwilayah Desa Air Kering Kecamatan Padang Guci Hilir (Pagulir). Insiden pemortalan tersebut terjadi pada Rabu (8/1/2025) sekira pukul 07.00 WIB.

Dalam laporannya, manajemen PT DSJ menyebut tiga orang yang dilaporkan yakni HL, Ma dan MRA yang mana ketiganya berasal dari kelompok ASBS dan FPWK. Kesemuanya adalah warga Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).

Baca Juga : 

Bu Guru Agama Inisial ST, Paksa Muridnya Masih Kelas IX SMP Berhubungan Intim

Pengusiran dan pengancaman karyawan terjadi pada Selasa (7/1/2025) malam. Dimana, kelompok ASBS dan FPWK bermalam di kamp karyawan di divisi satu.

Karyawan diusir dari kamp yang dijadikan tempat kedua kelompok ini bermalam. Sedangkan, pemortalan jalan dilakukan dengan cara memasang kayu balok dan dipasang kawat berduri.

“Ya, manajemen perusahaan melaporkan tiga orang ke Polres Kaur Polda Bengkulu atas dasar pemortalan jalan, pengusiran karyawan dan pengancaman menbakar kamp tempat tinggal karyawan di divisi satu,” ujar bagian legal perusahaan PT DSJ, HG.

Manajemen PT DSJ menyangkakan terlapor dengan pelanggaran pasal 107 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang perkebunan.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan