Skip to content

Pencurian TBS Kembali Marak, Petani Sawit Merugi Jutaan Rupiah

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM — Pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kembali meresahkan petani di sejumlah wilayah Kabupaten Kaur.

Aksi tersebut membuat petani harus menanggung kerugian hingga jutaan rupiah.

Selain itu, pencurian TBS juga mengganggu keamanan kebun dan menurunkan pendapatan petani.

Sejumlah petani mengaku mulai meningkatkan pengawasan terhadap kebun sawit mereka.

Namun, kondisi kebun yang luas membuat petani kesulitan mengawasi seluruh area.

Apalagi, pelaku dapat memanfaatkan kondisi kebun yang sepi pada malam hari.

Kemudian, pelaku biasanya mengambil TBS yang sudah matang dan siap petani panen.

Setelah itu, pelaku membawa hasil curian menggunakan kendaraan menuju lokasi tertentu.

Akibatnya, petani kehilangan hasil panen yang seharusnya menambah pendapatan keluarga.

Jika pencurian terus terjadi, petani tentu menghadapi kerugian yang semakin besar.

Karena itu, petani meminta masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan sekitar perkebunan.

Selain masyarakat, petani juga berharap aparat meningkatkan patroli pada kawasan perkebunan.

Langkah tersebut penting untuk mencegah pelaku menjalankan aksinya secara berulang.

Selanjutnya, petani meminta masyarakat segera melapor ketika menemukan aktivitas mencurigakan.

Dengan begitu, masyarakat dan aparat dapat bergerak cepat mencegah kerugian lebih besar.

Di sisi lain, petani juga perlu mencatat hasil panen secara rutin.

Catatan tersebut dapat membantu petani mengetahui potensi kehilangan TBS dari kebun.

Pada akhirnya, kerja sama antara petani, masyarakat, dan aparat menjadi kunci menghadapi pencurian TBS.

Petani berharap kondisi keamanan kebun kembali kondusif sehingga aktivitas perkebunan berjalan tanpa gangguan.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan