Skip to content

Pimpin Pengamanan Aksi ASBS dan FPWK, Kapolres Kaur : Ini Bentuk komitmen Jaga Ketertiban Masyarakat

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Kapolres Kaur Polda Bengkulu, AKBP Yuriko Fernanda, SH, S. IK, MH pimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa Aliansi Selamatkan Bengkulu Selatan (ASBS) dan Forum Peduli Wilayah Kedurang (FPWK) di lahan PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ), Minggu (22/6/2025).

Aksi yang diikuti oleh ratusan massa ini berjalan tertib dan aman. Strategi pengamanan yang terencana serta profesional Polres Kaur berhasil menjaga ketertiban masyarakat.

Unjuk rasa dimulai pukul 13.00 WIB, massa tiba di pintu masuk perusahaan perkebunan ini langsung diterima Kapolres didampingi manajemen PT DSJ serta pihak terkait.

Kepada awak media, Kapolres Kaur mengatakan, pengamanan kepolisian terhadap aksi unjuk rasa ini dilakukan secara ketat. Meskipun, aksi ini tidak memiliki izin resmi dari aparat kepolisian, namun tetap dilakukan pengamanan guna mengantisipasi gangguan keamanan.

Baca Juga : 

Kapolres Kaur Imbau Massa ASBS dan FPWK Yang Ikut Aksi Unras Di PT DSJ

“Kami dari Polres Kaur menurunkan personel penuh untuk mengamankan jalannya aksi, mengawal massa, serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar,” jelas AKBP Yuriko Fernanda.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk melayani dan melindungi masyarakat, termasuk dalam kegiatan penyampaian pendapat di muka umum,” papar Kapolres.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran aksi, personel gabungan dari Polres Kaur dikerahkan ke sejumlah titik perusahaan yang menjadi sasaran aksi massa.

Strategi pengamanan terbuka dan tertutup diimplementasikan secara terpadu. Pengawalan ketat dilakukan terhadap massa aksi sepanjang rute perjalanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah pelaksanaan orasi disampaikan oleh koordinator aksi Herman Lupti, Fitri, dan Emi Efrida secara bergantian yang pada intinya menyampaikan sesuai dengan isi tuntutan dan dijawab oleh masing – masing pihak.

Pihak Pemda Kaur diwakili oleh Kadis DPM-PTSP dan Perwakilan BPN Kaur, kemudian di fasilitasi oleh Kapolres Kaur disepakati untuk lima orang perwakilan masyarakat untuk menemui pihak perusahaan.

Setelah dilaksanakan mediasi dan penjelasan dari pihak-pihak terkait kemudian di dapat keputusan untuk massa kembali ke rumah masing-masing karena sudah ada titik terang, ke-5 perwakilan dari massa kembali ke masyarakat yang melaksanakan aksi unjuk rasa menunggu di luar.

Namun massa yang melakukan aksi unjuk rasa tetap menolak dan tidak menerima hasil mediasi dan menolak untuk kembali ke rumah masing-masing dan memaksakan diri untuk masuk bermalam di lokasi masyarakat yang masuk dalam perusahaan PT. DSJ.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sekira pukul 18.00 WIB massa diijinkan untuk bermalam dilokasi perusahaan dengan membuat surat pernyataan tidak akan melakukan tindakan anarkis dan siap menjaga situasi dan keamanan dan massa yang bermalam tersebut dilakukan pengamanan oleh personil Polres Kaur dan personil Brimob,

“Untuk situasi saat ini dalam keadaan aman dan kondusif. Personel disiagakan dalam pengamanan massa yang bermalam di lokasi,” tutup Kapolres.(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan