Skip to content

Menu MBG Kerap Disentil, Jangan Salah Paham Dulu, Ternyata Nilai Makanan Tak Seindah Yang dibayangkan Masyarakat

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar kerap kali disentil berbagai kalangan karena dianggap tidak sesuai dengan besaran biaya yang dikeluarkan negara.

Eeett, jangan dulu buru-buru memvonis menu MBG salah atau tidak sesuai dengan anggaran yang ditetapkan.

Ternyata, menu MBG yang disiapkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memenuhi standart biaya.

Begini penjelasan pengelolah Dapur SPPG Kabupaten Kaur.

Anggaran MBG ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk satu porsi sebesar Rp 15.000.

Dalam penerapannya, dipotong Rp 3.000 untuk gaji atau insentif karyawan Dapur SPPG.

Kemudian, dipotong lagi Rp 2.000 diperuntukkan sewa peralatan dapur termasuk sewa kendaraan operasional pendistribusian MBG ke sekolah atau sasaran.

Baca Juga : 

Jelang Ramadhan, Polsek Tanjung Kemuning, Satpol PP dan Kecamatan Geruduk Warem, Empat Wanita Muda Teridentifikasi

Sehingga, anggaran yang ditetapkan BGN Rp 15.000 menyisahkan Rp 10.000 perporsinya.

Kemudian, Rp 10.000 dikemas menjadi MBG yang disiapkan untuk pelajar mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA dan ibu hamil.

Dicontohkan, menu MBG yang disentil kalangan netizen, roti tawar dua potong, ayam goreng, saos abc, Kacang Poro, Pisang.

Ayo dikupas bareng, roti tawar dua potong dibeli Dapur SPPG Rp 4.000, kacang poro dibeli Rp 1.500, ayam goreng plus saos abc Rp 4.000 dan pisang Rp 500.

Jadi menu yang disajikan sudah sesuai takaran yang disiapkan Dapur SPPG. Kalau netizen berpedoman pada tayangan iklan pemerintah Rp 15.000 perporsi maka menu yang dihidang tersebut tentu tidak sesuai.

“Inilah realita yang sebenarnya dilapangan. Jadi, besaran nilai porsi MBG bukan pada angka yang digaungkan. Ayam goreng misalnya, tidak cukup dengan ayamnya saja, butuh bumbu ungkep, minya goreng dan tepung,” ujar pengelolah Dapur SPPG Kabupaten Kaur.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan