“Korban sempat dipegang kepalanya.
Korban bilang gak usah karena risih.
Tapi pas korban mau bangun, tapi dipegang terduga pelaku dan menindih korban hingga terjadi pencabulan,” kata Tohri.
Korban sempat melawan dengan meronta dan menendang pelaku.
Tetapi karena kekuatan tak seimbang, korban tidak bisa mengelak dari nafsu bejat oknum polisi tersebut.
“Korban sempat diancam, korban sempat melawan dengan menendang, tapi karena tenaga pelaku yang kuat, korban tidak kuasa mengelak,” kata Tohri.
Mendapatkan perlakuan itu, korban menghubungi keluarga dan teman-teman terdekatnya, kemudian hari itu juga melakukan pelaporan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB.
“Hari itu kajadian sekitar 16.30, kemudian sekitar jam 17 magrib kita melapor,” kata Tohri.
Direktur Ditreskrimum Polda NTB Kombes Pol Teddy Ristiawan membenarkan kasus yang melibatkan oknum polisi tersebut.

Leave a comment