Penulis : Winda Saputri
Jelas ini bukan mimpi, bukan juga yang harus kita kehendaki.
Kembali mengeja yang ada pada sisi raga.
Selain nyawa ada sumbatan rasa yang menjadi hitungan langkah.
Ada langkah yang harus dikutip pada lemparan permadani diri.
Jasad ini harus lebur pada tatakan yang ada.
Harus satu agar tak timpang pada alam berpilin takdir.
Harus kita lemparkan sendiri agar terus bisa kita berjalan lancar.
Demi jati yang kan kita tata dengan rapi.(**)

2 comments