“Kejadiannya tanggal 24 November kemarin.
Asal muasal klien ini (D), dititipkan pihak keluarga untuk ngekos di rumah terduga pelaku ini.”
“Tidak ada hubungan darah, hanya ada hubungan kekerabatan.
Sehingga dipercayalah oleh pihak keluarga untuk ngekos di rumah oknum polisi ini,” kata Tohri melalui sambungan telepon, Senin (4/12/2023).
Dijelaskan Tohri, modus pelaku pada saat kondisi kos dan rumah lagi sepi, pelaku memasuki kamar kos korban.
Dia berpura-pura mengecek kondisi kamar korban.
“Jadi saat kos-kosan sepi dan istri terduga pelaku tidak ada di rumah.
Melihat suasana itu pelaku mengambil kesempatan masuk ke kamar korban,” kata Tohri.
Saat terduga pelaku masuk, posisi korban saat itu tengah beristirahat sedang memainkan HP dengan mengenakan baju dalam saja.
“Melihat terduga pelaku masuk, korban langsung kaget.
Saat itu pelaku menanyakan lemarinya rusak harus diganti,” kata Tohri.
Tidak lama kemudian, terduga pelaku TO duduk di dekat korban dan mengusap rambut korban dengan sisir, hingga kemudian melakukan pencabulan.

Leave a comment