Skip to content

Inspirasi Dari Sosok Irjend Pol Mardiyono, Kapolda Bengkulu Penggagas Program Sadesahe, Sukses Berkarir di Polri Dimulai Dari Nol

Foto : Bid Humas Polda Bengkulu

BENGKULU || NUSANTARAMAILS.COM – Sosok Irjend Pol Mardiyono, S. IK, M. IK yang kini menjabat sebagai Kapoolda Bengkulu menjadi inspirasi banyak orang. Keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk sukses meniti karir di kepolisian.

Irjend Pol Mardiyono lahir dari keluarga sederhana. Sejak usia 4 tahun, ia kehilangan kasih sayang ibunda tercinta karena menghadap sang Illahi.

Sejak itu, ia tumbuh menjadi sosok pria yang mandiri dan terus bertahan bersekolah. Meskipun harus pontang panting membantu mencari nafkah buat keluarga.

Jenderal polisi dengan dua bintang dipundak ini merupakan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Ia adalah jenderal yang lulus seangkatan dengan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Pada sesi acara popcast inspirasi yang digelar di ruang kerjanya, Irjend Pol Mardiyono mencerita kisah hidupnya sejak kecil yang penuh lika-liku dan berat.

Diusia empat tahun, ia kehilangan sosok ibunya. Ia tumbuh mandiri tanpa ada belaian kasih sayang seorang ibu yang memberinya semangat.

Bersama empat adiknya, Mardiyono kecil tinggal bersama sang nenek di rumah berukuran hanya 3×5 meter. Neneknya bekerja sebagai tukang cuci dengan upah harian Rp 500 pada saat itu.

“Dari uang itu, Rp 150 untuk membeli deterjen, Rp 150 untuk beras, sisanya dipakai kebutuhan harian. Kadang saat pulang sekolah tidak ada makanan, ya sekalian saja saya puasa Senin–Kamis,” kenangnya.

Sejak usia tujuh tahun, ia sudah membantu ekonomi keluarga dengan menjual bubur buatan nenek.

Tak berhenti di situ, ia juga pernah membersihkan rumah tetangga, menjual air bersih, hingga menjadi petugas kebersihan pasar dengan upah Rp700 per bulan.

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan