Skip to content

Hujan Belum Maksimal, Dampak Kekeringan Masih Terasa

Warga angkut air sungai untuk keperluan rumah tangga.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Meskipun hujan sudah mulai mengguyur beberapa wilayah Kabupaten Kaur, namun dampak kekeringan kemarau belum teratasi. Kekeringan masih terasa bagi masyarakat. Khususnya, ketersediaan air bersih dari sumur gali.

Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, warga masih mengandalkan aliran air sungai. Sungai Padang Guci di Desa Padang Kedondong Kecamatan Tanjung Kemuning contohnya masih menjadi sumber air bagi masyarakat sekitar.

Dampak kemarau masih sangat dirasakan warga. Bukan hanya usaha pertanian yang layu atau gagal panen, namun juga air bersih yang sulit didapat.

Baca Juga : 

Peran Penting RPJMDes dalam Pembangunan yang Berkelanjutan Studi UU Desa Nomor 3 Tahun 2024

Masyarakat berharap, hujan dapat turum normal sehingga mengisi air sumur sebagai sumber kehidupan warga. Kekeringan ini sudah cukup panjang dan butuh solusi untuk mengatasi kesulitan air bersih.

“Setidaknya ada bantuan air bersih untuk membantu masyarakat guna memenuhi kebutuhan rumah tangga. Sayangnya, sejak kemarau melanda hingga saat ini pemerintah belum bergerak membantu suplai air bersih,” ujar salah seorang warga Piro Usnadi (43).(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan