Skip to content

Efisiensi Anggaran Pemerintah, Kredit Macet Diprediksi Bakal Meningkat

Gambar ilustrasi efisiensi anggaran.(foto: Kompas.com)

NUSANTARAMAILS.COM – Kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat masih menjadi pembahasan ditengah masyarakat. Meskipun negara mengklaim berhasil menekan jumlah pengeluaran uang negara yang dinilai tidak memiliki outpun jelasz namun disisi lain menimbulkan efek buruk.

Seperti halnya, banyak yang memprediksi angka kredit macet khususnya pada kredit kendaraan bermotor. Baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Efisiensi anggaran oleh pemerintah ini setidaknya menimbulkan berbagai efek. Baik itu efek positif maupun negatif. Kredit macet atau gagal bayar ini menghantui kreditur yang khususnya dari kalangan pejabat atau abdi negara.

Baca Juga : 

Dampak Kurang Tidur: Dari Kulit Kusam hingga Kenaikan Berat Badan

Ada pula kekhawatiran efisiensi berdampak pada dunia pendidikan. Khususnya pada jenis bantuan bagi pelajar hingga naiknya biaya kuliah. Walaupun pemerintah secara tegas menjamin tidak ada kenaikkan biaya UKT bagi mahasiswa di perguruan tinggi.

Gejolak akan mulai timbul di berbagai perguruan tinggi ketika kampus mengumumkan adanya kenaikkan biaya UKT bagi mahasiswa.

Akan muncul berbagai aksi oleh mahasiswa di kampus jika terjadi kenaikkan biaya UKT. Hal ini juga berkaitan dengan kondisi ekonomi keluarga. Efisiensi anggaran memang baik untuk menyelamatkan keuangan negara.

“Efisiensi anggaran bagus untuk menekan jumlah pengeluaran negara untuk belanja. Namun, disisi lain perlu adanya pertimbangan yang lebih mendalam, karena berkaitan efek pada pelaku usaha maupun munculnya PHK diberbagai sektor,” ungkap Suhartoni (69).(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan