KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Dampak kemarau mulai dirasakan warga. Khususnya, bagi warga yang tinggal dikawasan dataran tinggi. Sumur gali mengalami kekeringan. Efeknya, warga kesulitan mendapat pasokan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.
Warga berharap, dalam waktu dekat ada hujan mengguyur untuk mengisi sumur gali sebagai pemenuhan air bersih rumah tangga. Selain berharap hujan, warga berharap ada program bantuan air bersih dari pemerintah maupun instansi lain.
Beberapa kawasan yang mengalami kekeringan harus menempuh jarak yang lumayan jauh untuk memperoleh air bersih. Sebagian warga terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga :
PKBM Bunda Sentosa Sukses Gelar ANBK, 36 Peserta Hadir Tepat Waktu
Hingga saat ini belum ada bantuan air bersih dari pihak manapun. Warga rela berjalan kaki untuk mendapat air bersih. Ada pula yang menggunakan alat angkut rori membawa jerigen.
Seperti yang dialami oleh warga Desa Padang Leban Kecamatan Tanjung Kemuning. Warga mencari air bersih untuk kebutuhan rumah tangga. Ada juga yang membeli kepada pemilik sumur bor.
“Air sumur gali kering. Untuk mendapat air bersih harus berjalan kaki cukup jauh dan diangkut ke rumah. Semoga ada bantuan air bersih dari pemerintah,” ungkap Des Wanda (57) ibu rumah tangga.(yti)

Leave a comment