KEDIRI || NUSANTARAMAILS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri akan menuntaskan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dalam kurung waktu dua tahun mendatang. Target tersebut semua lahan di Kabupaten Kediri sudah mempunyai sertifikat.
“Kami inginkan satu dua tahun kedepan lahan tanah sudah memiliki sertifikat,” kata Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana dalam keterangannya.
Disela penyerahan sertifikat tanah kepada warga Desa Ngetrep, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Bupati Dhito menyebut bahwa, untuk memenuhi target program PTSL, Pemkab Kediri menganggarkan puluhan miliar. Untuk tahun 2023 ini memberikan hibah dengan pola Trijuang dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2023 sebesar Rp 4 Milliar.
“Kami berpesan, agar masyarakat tidak menyerahkan sertifikat kepada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Sebab, saat penyerahan sertifikat tanah di Desa Kalirong, Tarokan itu adanya rentenir yang bersiap di sekitar pembagian sertifikat,” tuturnya.
Baca Juga :
Ulang Tahun Ke-72, Sie Humas Polres Kaur Tanam Pohon dan Tebar Bibit Ikan di Danau Kembar
“Agunan kepada rentenir jangan dilakukan, kalau untuk modal bagaimana? Mendingan ke bank daerah. Karena, saya minta bank daerah untuk kasih bunga paling rendah,” ujar Bupati Dhito menyarankan.
Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri, La Ode Asrafil menyampaikan, target keseluruhan PTSL di wilayah Kabupaten Kediri sebanyak 8.4887 sertifikat. Dari target 2.800 sertifikat, 1.350 sertifikat di Desa Ngetrep dibagikan dalam dua tahap.
Jumlah tersebut La Ode Asrafil berharap, sisa sertifikat yang belum terselesaikan dapat diproses dan dipenuhi minggu depan.
“Insya Allah minggu depan kita akan menyerahkan sisa sertifikat PTSL,” katanya.
La Ode Asrafil menyebutkan, jika Bupati Kediri Mas Dhito mempunyai komitmen tinggi dalam menyelesaikan program PTSL di wilayah Kabupaten Kediri. Hal ini terbukti dengan diberikan hibah Trijuang untuk percepatan program tersebut.
Tak hanya itu, dia menilai bahwa, komitmen Bupati Kediri Mas Dhito dalam membangun infrastruktur di Kabupaten Kediri sangat luar biasa.
Hal ini dikarenakan, Bupati Kediri selalu mendorong BPN untuk terus mensukseskan Proyek Strategis Nasional (PSN) termasuk dalam proses pembebasan lahan untuk jalan tol.
“Pembangunan yang ada di Kabupaten Kediri, Bupati Kediri Mas Dhito mendorong kami agar seluruh pembangunan utamanya PSN agar bisa terselesaikan,” papar La Ode Asrafil.
Untuk diketahui, sertifikat yang dibagikan di Desa Ngetrep pada kali ini sebanyak 650 bidang. Sementara pada tahap sebelumnya juga telah dibagikan sebanyak 700 bidang tanah. (fzi/yti)

One comment