Skip to content

Benarkah Politik Tanpa Modal Adalah Omong Kosong ?

Gambar ilustrasi (foto: Kompas.com)

NUSANTARAMAILS.COM – Masih ada beberapa masyarakat yang bertanya-tanya, benarkah politik tanpa modal adalah sebuah omong kosong ??. Pertanya tersebut mungkin bisa dijawab atau dicari tahu kebenarannya.

Politik itu banyak yang menyakini butuh biaya yang luar biasa. Tak tanggung-tanggung, politisi dalam setiap kontestasi di pemilihan harus mengeluarkan modal yang tidak sedikit.

Hasil Pemilu 2024 pada bulan Februari lalu misalnya, banyak politisi tersungkur hanya karena tidak memiliki modal finansial yang cukup. Padahal, figur politisi tersebut cukup bagus dan menyakinkan.

Banyak politisi yang bermental baja mengawal aspirasi masyarakat namun harus jungkir balik dari kursinya di parlemen karena kekurangan modal saat pertarungan.

Baca Juga : 

PKBM Bunda Sentosa Sukses Gelar ANBK, 36 Peserta Hadir Tepat Waktu

Modal finansial menjatuhkan mereka dari wajah baru yang memiliki kantong tebal. Dapat diisyaratkan bahwa politik tanpa modal finansial omong kosong adalah benar.

Lalu bagaimana dengan pertarungan pada Pemilukada 2024 ini ??. Apakah modal finansial juga akan sangat mempengaruhi perolehan suara ?.

Banyak kabar menyebutkan, entah benar atau salah. Belum bertarung di perebitan suara, politisi yang akan mendaftar sebagai calo kontestan sudah dibingungkan dengan pengeluaran biaya.

Ada kabar yang menyebutkan, calon kontestan harus membayar mahar ke partai pengusungnya. Jika tidak bayar mahar maka rekomendasi bisa keluar untuk kontestan lain.

Lantas benarkah bagi masyarakat sosok figur kontestan bukanlah hal utama dalam menentukan pilihan di bilik suara nanti ??.

Lalu bagaimana nasib kontestan jika tidak memiliki modal finansial saat menjelang pemungutan suara 27 November 2024 ???.

Istilah money politik yang selama ini dikenal masyarakat sebagai upaya merebut suara dukungan masih sangat berpengaruh. Meskipun, pada prinsipnya money politik dilarang.

“Politik itu mahal, politik itu fleksibel dan politik itu tidak mengenal lawan dan teman abadi, semua bisa berubah yang dipengaruhi oleh finansial kontestan,” ungkap Rohmadi (56).(yti)

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan