“Hari itu diancam harus ada Rp 4 juta, setelah dijumlah ada bukti pengiriman ternyata (Sri) sudah abis Rp 38 juta diperas sama si Rafli (pacar Sri). Dia takut tapi salahnya enggak bicara ke orang tua. Makanya bikin kronologi (penculikan) karena takut diancam dianiaya,” ungkap Acep saat dikonfirmasi, Senin (29/5).
“Dan bapak ini punya penyakit jantung, jadi itu alasan dia enggak bicara ke orang tua. Karena uang enggak ada hari itu, diminta Rp 4 juta, maka bikin kronologi (penculikan), ancamannya mau bakar rumah kalau enggak ada uang itu,” lanjutnya.
Diakui Acep, bahwa dirinya pun telah mendapatkan pengakuan dari pacar sang anak mengenai pemerasan yang dilakukan hingga berencana melaporkan hal itu ke pihak berwajib.
“Mau (dilaporkan), bukti ada, dan pengakuan (Rafli) juga ada, bahkan ada niat buat mengembalikan, dia mau ketemu sama saya tapi saya enggak mau,” ujar Acep.

One comment