KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Konflik agraria antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kaur seakan tak kunjung ada titik temu.
Satu persatu konflik agraria bermunculan ke publik. Bahkan, konflik agraria ini sudah beberapa kali berujung pada aksi dilapangan.
Konflik agraria terjadi disemua perusahaan perkebunan yang ada di Kabupaten Kaur.
Mulai dari konflik perkebunan PT Desaria Plantation Mining (DPM) di Kecamatan Kinal. Kemudian, konflik agraria di PT CBS, PT CHS dan PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ).
Baca Juga :
500 Massa PPSS Agendakan Segel Lahan PT DSJ, Soal Revitalisasi Perkebunan
Kabar teranyar, masyarakat yang tergabung dalam Perkumpulan Petani Sawit Sejahtera (PPSS) Kabupaten Kaur akan menggelar aksi damai.
Aksi damai akan dilaksanakan di lahan perkebunan PT DSJ diwilayah Kecamatan Tanjung Kemuning-Padang Guci Hilir.
Rencananya, aksi damai akam digelar pada 20 Desember 2023 besok. Ratusan massa dikabarkan akan turun ikut dalam aksi damai tersebut.
“Konflik agraria masih belum terurai antara masyarakat dengan perusahaan perkebunan. Disatu sisi, daerah butuh investor dan disisi lain justru muncul berbagai persoalan yang bersentuhan dengan masyarakat,” ungkap Triman Joyo (53) warga Kecamatan Tanjung Kemuning, Rabu (13/12/2023).(yti)

3 comments