Dengan demikian, maka hasil penyelidikan dapat dipertanggungjawabkan ke publik serta utamanya pihak keluarga.
Penguatan Kapasitas Bawaslu Kaur, Kordiv HPPH Bimtek PHPU Di MK
Listyo mengatakan saat ini proses penyelidikan kasus tersebut masih berlangsung.
Jenazah Brigadir Setyo sempat diautopsi dan paralel dengan kerja Puslabfor.
Selain itu, Listyo juga memastikan bahwa Polri selalu bekerja secara transparan.
Ia pun tak ingin tergesa-gesa dan nantinya akan menjadi satu kesatuan kesimpulan.
Menurutnya, kesimpulan tersebut akan memberikan pemahaman yang lebih detail untuk mengetahui apakah ada unsur pidana dalam tewasnya Brigadir Setyo.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Satake Bayu Setianto telah mengungkapkan hasil autopsi terhadap jenazah Brigadir Setyo.
Satake menjelaskan, bahwa penyebab kematian Brigadir Setyo adalah karena luka tembak di dada sebelah kiri yang tembus ke organ vital.
Luka tembak di dada sebelah kiri itu, kata Satake, tembus ke jantung dan paru-paru Brigadir Setyo.
Kemudian luka di kedua organ vital tersebut mengakibatkan pendarahan hebat.

One comment