Skip to content

Usut Warga Tewas Saat Unjuk Rasa, Komnas Ham Turun Ke Seruyan

Sumber foto : hukum online.

“Komnas HAM telah melakukan pemantauan lapangan untuk memperoleh informasi, fakta maupun data atas peristiwa tersebut,” kata Uli dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/10) dikutip CNN Indonesia.com.

Namun demikian, Uli tidak membeberkan temuan itu secara detail. Ia hanya menyampaikan Komnas HAM telah memeriksa tujuh orang warga yang menjadi saksi mata bentrokan tersebut.

“Untuk mengetahui kronologi terjadinya peristiwa kekerasan di Desa Bangkal, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Komnas HAM juga meminta keterangan dari kuasa hukum warga Desa Bangkal. Komnas HAM pun menyampaikan rasa keprihatinan kepada keluarga warga yang tewas tertembak peluru tajam aparat.

“Komnas HAM berkomitmen mendorong berbagai pihak mengedepankan prinsip-prinsip HAM sebagai dasar tindakan maupun pembuatan kebijakan,” tutur Uli.

Sebelumnya, sejumlah organisasi sipil yakni Save Our Borneo, Sawit Watch, dan Satya Bumi menuntut Komnas HAM RI membentuk tim pencari fakta atas konflik yang terjadi di Desa Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah akhir pekan lalu.

Lihat Juga : 

Kapolda Kalteng Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Keluarga Korban Tragedi Seruyan

Terbaru, dalam konflik agraria itu disebutkan ada satu warga tewas karena luka tembak dari aparat.

“Kepada Komnas HAM RI, dapat merespon kasus ini dengan membentuk tim pencari fakta atas konflik yang terjadi,” demikian pernyataan resmi Save Our Borneo dkk dalam siaran pers yang diterima, Senin (9/10).

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan