Skip to content

Kapolda Kalteng Sampaikan Permohonan Maaf Kepada Keluarga Korban Tragedi Seruyan

Sumber foto : dokumen infosawit.com

KALTENG || NUSANTARAMAILS.COM – Tragedi Desa Bangkal Kecamatan Seruya Raya Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng) masih membekas dibenak masyarakat. Salah seorang warga Desa Bangkal tewas tertembak saat aksi unjuk rasa di perusahaan perkebunan kelapa sawit PT HMPB.

Atas insiden tersebut, berbagai elemen masyarakat bereaksi keras dan menuntut Kapolri bertindak tegas dan mencopot perwira yang bertanggungjawab.

Melansir dari radarsampit.com, Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait insiden penembakan warga Desa Bangkal dalam konflik perkebunan di wilayah itu.

Dia menegaskan, kasus itu masih diusut mendalam. Nanang juga memastikan investigasi diupayakan transparan.

”Saya mohon maaf. Hal ini tentunya melukai perasaan pihak keluarga. Sekali lagi, kami mohon maaf atas peristiwa yang terjadi. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran buat kita semua agar tidak terulang,” kata Nanang, menyampaikan permohonan maafnya pada keluarga korban di Mapolres Kotim, Rabu (11/10/2023) dikutip radarsampit.com.

Baca Juga : 

Bikin Malu Institusi, Dua Polisi Ini Ditangkap Curi Mobil Di Parkiran

Nanang menegaskan, proses investigasi bentrok Bangkal masih terus berjalan. Dia berharap investigasi yang dilakukan pihaknya dapat dilakukan transparan dan akurat, sehingga peristiwa yang terjadi di Desa Bangkal terungkap sepenuhnya.

”Tentunya investigasi ini perlu waktu, sehingga nanti bisa menentukan apa yang terjadi di dalam permasalahan ini,” katanya.

One comment

Tinggalkan Balasan