“Turkam bukan hanya sebagai promosi olahraga namun juga memupuk semangat juang serta menjauhkan perbuatan negatif. Sehingga, remaja akan lebih cenderung untuk mengukir prestasi ketimbang berbuat hal yang tidak bermanfaat,” ujar Firmansyah (30) pemuda asal Kecamatan Tanjung Kemuning.
Turkam dapat terlaksana jika semua pihak mendukung. Baik pemerintah daerah, provinsi, desa maupun penggiat olahraga.
Dukungan anggaran dan pembinaan akan menciptakan kreasi pemuda untuk menggelar berbagai event olahraga.
“Kendala terbesar adalah tidak tersedianya anggaran yang mendukung kegiatan Turkam. Sehingga, pemuda sulit untuk melaksanakan kegiatan tersebut,” ungkapnya.
Tak Tahan Nafsu Memuncak, Kakek Di Seluma Cabuli Remaja 15 Tahun
(yti)

Leave a comment