KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Meskipun menghabiskan anggaran mencapai Rp 22 Miliar tahun 2023, proyek aspal hotmix di Desa Tinggi Ari Kecamatan Tanjung Kemuning tak kunjung selesai.
Proyek yang seharusnya rampung di tahun 2023 ini belum terselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku. Dipenghujung bulan Januari 2024, proyek ini juga belum menunjukkan tanda-tanda akan segera rampung.
Ketidakberesan pekerajaan tepat waktu ini perlu ditangani Aparat Penegak Hukum (APH). Kondisi ini menimbulkan kecurigaan atau dugaan ada yang tidak beres.
Oleh karenanya, masyarakat yang harusnya menjadi konsumen pembangunan pun kecewa berat. Apalagi, jika pekerjaan yang diduga tidak selesai ini tanpa ada tindaklajut hukum.
Baca Juga :
Miliaran uang negara habis tak berbekas. Karenanya, pemeriksaan atau audit secara menyeluruh oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perlu dilakukan.
Masyarakat yang kritis harus lebih berani melaporkan semua dugaan ketidakberesan dalam pekerjaan proyek tersebut ke APH.
“Kita berharap penggiat sosial atau aktivis yang katanya anti korupsi di Kabupaten Kaur ini mengambil langkah nyata dengan membuat laporan secara resmi ke APH. Supaya ada sanksi hukum atas dugaan proyek bermasalah,” ungkap Surmanli (41) warga Kecamatan Tetap.(yti)

2 comments