Skip to content

Teknik Pemupukan Tanaman Sawit Paling Efektif untuk Hasil Maksimal

3. Teknik Pemupukan Berdasarkan Umur Tanaman

a. Tanaman Belum Menghasilkan (TBM, umur 0–3 tahun)

Pemupukan dilakukan untuk mendorong pertumbuhan vegetatif yang cepat.

  • Frekuensi: 2–3 kali per tahun.

  • Cara aplikasi: Sebar melingkar di sekeliling tanaman dengan jarak 30–50 cm dari batang.

b. Tanaman Menghasilkan (TM, umur >3 tahun)

Fokus pada pembentukan dan pengisian buah.

  • Frekuensi: 2 kali per tahun (awal dan akhir musim hujan).

  • Dosis pupuk: Disesuaikan dengan hasil analisis tanah dan daun.

  • Cara aplikasi: Tabur melingkar sejauh tajuk daun, atau sistem parit dangkal sedalam ±10 cm.

4. Waktu Pemupukan yang Tepat

  • Musim Hujan: Ideal dilakukan awal musim hujan agar pupuk cepat larut dan diserap akar.

  • Pagi Hari: Suhu tanah masih sejuk, aktivitas akar lebih maksimal.

5. Pendekatan Berbasis Analisis Tanah dan Daun

Untuk hasil optimal, pemupukan sebaiknya tidak dilakukan secara asal. Lakukan analisis tanah dan daun secara berkala (minimal sekali setahun) untuk mengetahui kondisi kesuburan tanah dan status hara tanaman.

BREAKING NEWS: Warga Pajar Bulan, Seginim Tewas Akibat Luka Senjata Tajam

6. Teknik Pemupukan Tambahan:

  • Pemupukan Daun (Foliar Fertilization): Digunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur mikro, terutama jika ditemukan defisiensi.

  • Pupuk Organik: Seperti kompos atau pupuk kandang untuk memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan mikroorganisme tanah.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan