Nusantara Mails | Tanaman kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia. Untuk mendapatkan hasil produksi yang optimal, perawatan intensif harus dilakukan, salah satunya melalui pemupukan yang tepat.
Teknik pemupukan yang benar tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga menjaga kesehatan tanah dalam jangka panjang.
Berikut adalah panduan teknik pemupukan tanaman sawit yang efektif dan efisien berdasarkan umur tanaman dan kondisi lahan.
1. Pentingnya Pemupukan pada Sawit
Tanaman sawit memerlukan unsur hara makro dan mikro dalam jumlah cukup dan seimbang. Unsur hara makro seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan Magnesium (Mg) sangat penting untuk pertumbuhan vegetatif dan produktivitas buah.
Sementara itu, unsur mikro seperti Boron (B), Tembaga (Cu), dan Seng (Zn) juga diperlukan dalam jumlah kecil, tetapi berperan besar dalam proses fisiologis tanaman.
2. Jenis Pupuk yang Dibutuhkan
a. Pupuk Makro
-
Urea atau ZA (Nitrogen): Merangsang pertumbuhan daun dan batang.
-
TSP/SP-36 (Fosfor): Mempercepat pembentukan akar dan bunga.
-
KCl atau MOP (Kalium): Memperbaiki kualitas buah dan ketahanan terhadap hama.
-
Kieserit atau Dolomit (Magnesium dan Kalsium): Mencegah gejala klorosis dan meningkatkan pembentukan minyak.
Jadwal Final Copa del Rey 2025, Barcelona vs Real Madrid di La Cartuja
b. Pupuk Mikro
-
Borax (Boron): Mencegah kebusukan ujung dan memperbaiki pembentukan buah.
-
CuSO₄ dan ZnSO₄: Digunakan pada tanah yang miskin unsur mikro.

Leave a comment