SURABAYA || NUSANTARAMAILS.COM – Fasilitas hotel terkait peralatan makan dan minum kurang bersih telah ditanggapi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya. Hal tersebut berarti pihak hotel tidak menjaga kebersihan.
Menurutnya, peralatan makan dan minum hotel merupakan fasilitas yang harus terjaga dala kebersihan. Jika mengetahui kurang bersihnya atau masih kotor harusnya tidak seperti itu.
“Itu berarti jorok ketika peralatan makan dan minum hotel yang tidak menjaga kebersihan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina dikonfirmasi via seluler WhatsApp pribadinya, Selasa (7/11).
Masih kata Nanik, dengan fasilitas hotel terkait peralatan minum dan makan yang kurang menjaga kebersihan berarti juga untuk perizinan sangat dipertanyakan ataupun ada yang kurang.
“Yang jelas itu izin hygiene sanitasi ada yang kurang,” ujarnya.

Pihak hotel harusnya dapat menjaga kebersihan, itupun dari segi fasilitas peralatan minum dan makan tersebut. Lanjut Nanik, hal demikian juga menyangkut kredibilitas pihak hotel sendiri.
“Itu sudah jelas saat mengetahui fasilitas hotel berupa peralatan makan maupun minum kurang bersih, maka teknis pencucian juga tidak bersih, apalagi sudah tampak kasatmata gelas cangkirnya ada bekas lipstik,” kata dia.
Nanik menyebut bahwa, terkait untuk pemahaman hygiene sanitasi tergantung aspeknya. Saat itu mengetahui kasatmata mendapati fasilitas hotel peralatan minum serta makan kurang bersih yang kemudian gelas cangkir terdapat bekas lipstik itu jelas sudah menyalahi.
“Jelas ini menyalahi, unsur kebersihan pihak hotel tidak dapat menjaga bersihnya peralatan tersebut,” tegasnya.
Baca Juga :
Pada pemberitaan sebelumnya, segi peralatan fasilitas makan dan minum Yello Hotel Jemursari Surabaya diduga kurang menjamin kualitas terkait kebersihannya. Hal tersebut didapati pada fasilitas gelas kaca masih meninggalkan bekas noda bercak, serta tampak gelas itu kurang bening.
Kemudian, untuk fasilitas peralatan makan mangkuk juga terdapat meninggalkan noda kotor membekas. Tidak hanya itu, lebih kurang telitinya lagi terkait proses pembersihan fasilitas gelas cangkir juga terdapat bekas noda lisptik, hingga piring kecil (lepek) pun terdapat noda bekas kopi atau teh yang menduga kurang bersih.
Kejadian itu, saat nusantaramails.com mengikuti kegiatan sebagai peserta (19/10/2023). Selanjutnya, ketika istirahat pada pukul 13:05 WIB, mendapati adanya fasilitas peralatan makan dan minum milik hotel berbintang tiga ini atas dugaan kurang menjaga kebersihan.
“Proses pembersihan peralatan makan dan minum berupa, gelas cangkir, piring kecil (lepek) cangkir, gelas minum dan mangkuk itu dilakukan steward atau bagian mengurus alat dapur, hingga proses pembersihan memakai mesin washer.
“Kan, kita ada steward mas. Kita pakai mesin (washer) juga toh. Jadi, piring, gelas, sendok, atau peralatan dapur dimasukkan ke dalam mesin washer itu. Kemudian ditutup, lalu tahap pemanas lalu dengan air panas, setelahnya memakai air dingin, dan diberikan sabun cuci peralatan dapur serta keluar sudah bersih,” kata Marcomm Manager Yello Hotel Elgar Gumilang di konfirmasi.
Mewakili General Manager (GM) Yello Hotel Jemursari Surabaya Ita Tania, lanjut Elgar Gumilang, langkah selanjutnya tinggal pemolesan supaya tidak ada bercak-bercak air yang basah setelah di cuci.
“Kita poles, dan mengelap dengan kain kering biar bersih mengkilap. Pembersihan itu semua menggunakan mesin washer dilakukan steward. Nggak manual, kita pakai mesin washer,” ujar Marcomm Yello Hotel Elgar Gumilang, yang beralamatkan di Jalan Raya Jemursari Nomor 176 Surabaya itu.
Namun, saat ditanya apakah proses pembersihan sudah dipastikan bersih? Dipastikan bahwa, tahapan proses itu sudah bersih.
“Iya, pasti bersih. Memang itu juga orang khusus yang tahu tentang permesinan. Jadi, nggak sembarang orang. Karena, ada satu staf khusus, memang dia bekerjanya bagian bersih-bersih cuci piring,” tutur Elgar menyakinkan. (fzi/yti)

One comment