KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Gerakan Bela Tanah Adat (Garbeta) Bengkulu menyambangi Pemda Kaur, (7/7/2025) pukul 12.00 WIB. Kedatangan ketua Garbeta, Dedi Mukyadi didampingi anggotanya diterima Kabag Pemerintahan Setda Kaur.
Dalam pertemuan tersebut, Garbeta menyampaikan surat kepada Pemda Kaur terkait perizinan PT Dinamika Selaras Jaya (DSJ). Selain itu, Garbeta juga mengajukan permohonan untuk audiensi dengan Bupati, Gusril Pausi, S. Sos, M. AP.
“Maksud kedatangan kami kesini untuk menyampaikan surat terkait perizinan PT DSJ dan meminta bupati menghentikan seluruh aktivitas PT DSJ selama masih dalam bermasalah,” ujar Garbeta kepada Kabag Pemerintahan.
Baca Juga :
Quick Respon, Wabup Tinjau Jembatan Gantung Di Kecamatan Luas Yang Dikeluhkan Warga
Dedi Mulyadi menambahkan, dalam hal ini tidak ada kaitannya dengan persoalan tapal batas antar kabupaten. Namun, PT DSJ menggarap lahan yang merupakan lahan Kabupaten Bengkulu Selatan (BS).
“Informasi yang diperoleh Garbeta bahwasannya, PT DSJ tidak mengantongi HGU,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Pemerinfahan menyampaikan akan melaporkan langsung ke Bupati Kaur apa yang disampaikan hari ini oleh Garbeta.
“Setelah dilakukan pengecekan dan pengkajian terkait apa yang disampaikan hari ini, Pemda Kaur akan segera menyampaikan kembali ke Garbeta,” ucap Kabag.(yti)

One comment