Skip to content

PUISI: Meski ku Diam, dalam Senja yang Memudar

Nusantara Mails

 

Meski ku diam, dalam senja yang memudar,
Hatiku bicara dalam bisikan yang tak terdengar.
Di peluk malam, rindu mengalun,
Meski ku diam, cinta tetap terucap.

 

Angin malam menyisir rambutku yang tergerai,
Membawa cerita dalam sepi yang tak ternilai.
Meski ku diam, hatiku berkisah,
Tentang mimpi-mimpi yang memeluk nyata.

 

Di antara gemuruh kota yang tak pernah terhenti,
Dalam kesibukan yang tak pernah mereda.
Meski ku diam, di dalam hati,
Engkau tetap menjadi lagu yang tak lekang oleh waktu.

Kamu Pasti Pernah Melakukan Sadfishing di Sosmed, Apakah Baik?

Bintang-bintang malam bersaksi diam,
Atas kata-kata yang tersirat dalam langit gelap.
Meski ku diam, dalam mata yang berkaca,
Cermin hati menampilkan rindu yang tak terungkap.

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan