Masih banyak lagi contoh program yang belum tepat sasaran yang dilakukan oleh desa. Maka dari itu, evaluasi dipandang perlu dilakukan agar kucuran DD ke desa lebih memberi azas manfaat.
“Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) ke depan lebih penting. Mulai dari SDM pemerintahan desa hingga ke warganya. Sebab, dengan SDM yang minim maka akan sangat sulit untuk melakukan inovasi dalam pemanfaatan DD,” ujar Mustafa (50) warga Kecamatan Kaur Tengah.
Menurutnya, keinginan pemerintah pusat untuk membangun dari bawah sudah tepat. Namun, perlu ada kesiapan di bawah untuk melaksanakannya dengan baik.
Faktor SDM masih menjadi persoalan serius di desa. Karenanya, lebih digalakkan lagi program yang menumbuhkan SDM yang lebih baik.
“SDM masih menjadi kendala dalam upaya pemaksimalan pembangunan yang berazas manfaat bagi masyarakat desa. Gagasan yang tumpul akan menghasilkan program yang monoton,” ungkapnya.
Wadidaw, Mantan Kades Habiskan Rp 988 Juta DD Untuk Nikahi 4 Wanita Cantik, Ini Nasibnya Kini
(yti)

One comment