Nusantara Mails – Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, menjadi sorotan publik setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 13 Maret 2026. Kasus ini masih dalam proses pendalaman oleh penyidik KPK.
Syamsul Auliya Rachman merupakan politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang saat ini menjabat sebagai Bupati Cilacap untuk periode 2025–2030. Ia resmi dilantik sebagai kepala daerah pada 20 Februari 2025.
Pendidikan dan Riwayat Jabatan
Syamsul menempuh pendidikan di bidang pemerintahan dan administrasi publik hingga meraih gelar doktor. Dalam karier pemerintahan, ia juga pernah menempati sejumlah posisi di lingkungan birokrasi daerah sebelum akhirnya maju dalam kontestasi pemilihan kepala daerah.
Harta Kekayaan
Berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN), Syamsul Auliya Rachman dilaporkan memiliki total kekayaan sekitar Rp12 miliar. Aset tersebut terdiri dari berbagai bentuk, termasuk tanah, bangunan, serta harta lainnya yang dilaporkan kepada lembaga terkait.
Terjaring OTT KPK
Nama Syamsul kembali menjadi perhatian setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan di wilayah Cilacap dan mengamankan sejumlah pihak, termasuk dirinya. Hingga kini, penyidik masih mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang melatarbelakangi operasi tersebut.
Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status hukum terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut.

One comment