Skip to content

Pertempuran Jarak Dekat Satuan Pelopor Brimob vs Pemberontak di Mukomuko Pertengahan Tahun 1960

Permintaan ini dituruti oleh Danton 1 Brimob Rangers karena kedua pasukan dihalangi sungai sehingga kesulitan untuk menyeberang, selain itu pasukan butuh istirahat setelah hampir beberapa hari bergerak sambil terus melakukan kontak senjata.

Pada akhirnya, peleton 1 sampai di daerah Penarik, Muko-Muko (saat ini menjadi daerah transmigran). Pada jam 17.00, Agen Polisi Ristoyo mendengar kokok ayam jantan ditengah hutan. Hal ini aneh karena biasanya yang terdengar adalah ayam hutan.

Setelah melapor pada danton, dua prajurit Rangers dari peleton 1 merayap menuju arah suara tersebut, ternyata Kompi staf batalyon dan beberapa kompi lain dari pemberontak sedang beristirahat.

Musuh yang beristirahat diperkirakan berjumlah 300 orang, mereka sedang menunggu giliran menyeberang sungai. Peleton 1 segera mengambil posisi menyerang.

Pada saat itu (tahun 1960) Brimob Rangers menggunakan senjata M1 karabin (jungle riffle), sub-machine gun Carl Gustav dan bren MK3. Persenjataan dan posisi pasukan dipersiapkan oleh Danton sebaik mungkin.

Kemudian, danton memberikan komando,tembak….!!!maka desing peluru dari senapan anggota peleton 1 berhamburan. Pada tembakan magasin pertama, mereka masih membidik dengan baik sesuai dengan teori.

Namun pada magasin kedua dan selanjutnya penembakan reaksi lebih banyak dilakukan, karena pertempuran terjadi pada jarak dekat, selain itu hari sudah malam sehingga posisi musuh hanya bisa diketahui dari bunyi tembakan balasan mereka.

Lihat Juga : 

Kasus Video Berhubungan Layaknya Suami Istri Selebgram Viska dan Iclas

Pada awal posisi pertempuran, jarak antara pasukan musuh dengan peleton 1 Brimob Rangers sekitar 300 meter, namun yang terjadi kemudian adalah pertempuran jarak dekat. Jarak antara pasukan Brimob Rangers dan musuh hanya sekitar 5-6 meter.

Leave a comment

Tinggalkan Balasan