TUBAN || NUSANTARAMAILS.COM – Satlantas Polres Tuban, Jawa Timur menjaring ribuan pelanggar saat Operasi Patuh Semeru 2024 selama 14 hari sejak tanggal 15 sampai 28 Juli 2024.
Menurutnya, di wilayah Kabupaten Tuban ketika pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2024 dapat menurunkan jumlah laka lantas dibandingkan tahun lalu. Secara keseluruhan operasi tersebut, laka lantas turun menjadi 13 persen dibandingkan tahun lalu. Hal itu disampaikan Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Ayip Rizal.
Dia menegaskan, salah satu penindakan dilakukan terhadap truk yang parkir sembarangan. Sebab, ada 2 kejadian penyebab laka lantas akibat truk parkir sembarangan.
“Kita lakukan penindakan manual terhadap para pelanggar, ada sekitar 1.312 penindakan dari 10 prioritas,” kata AKP Ayip Rizal,” Selasa (30/7/2024).
Baca Juga :
Bikin Ngelus Dada, Dijual Pacar Lewat Aplikasi Kencan Gadis 17 Tahun Hamil
Mantan Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kembali mengungkapkan, 10 prioritas itu di antaranya, knalpot brong, melawan arus, dan pengendara motor tidak menggunakan helm adalah yang paling mendominasi pelanggaran lalu lintas.
“Secara keseluruhan Operasi Patuh Semeru ini berkat kerja sama masyarakat dan peran media serta sosialisasi ke masyarakat,” jelasnya.
AKP Ayip juga meminta, perlunya tingkat kesadaran masyarakat terhadap penting sekali menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas).
“Saya berharap, masyarakat sadar keselamatan di jalan raya sehingga tidak terjadi pelanggaran,” imbuhnya. (mnf/yti)

2 comments