KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Aksi pencurian buah sawit atau yang kerap disebut “Ninja Sawit” kembali meresahkan masyarakat Kabupaten Kaur.
Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah petani mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah akibat ulah para pelaku yang semakin cerdik dalam menjalankan aksinya.
Seorang petani di Kecamatan Kaur Selatan, sebut saja M (45), mengungkapkan bahwa hampir setiap panen buah sawit miliknya selalu berkurang.
“Kalau dihitung-hitung, kerugian sudah mencapai jutaan rupiah. Padahal sawit inilah yang jadi sumber penghasilan utama kami,” ungkapnya, Sabtu (04/10/2025).
Para pelaku diketahui beroperasi pada malam hingga dini hari, dengan cara memanen buah sawit langsung dari kebun warga.
Baca Juga :
Modus yang digunakan pun semakin rapi, mulai dari memanfaatkan kendaraan roda dua dengan bak rakitan hingga menggunakan jalur kebun yang sulit dijangkau.
Petani sawit di wilayah Padang Guci pun mengaku kerap menjadi sasaran Ninja Sawit. Ia berharap pihak kepolisian segera menindak para pelaku.
“Masyarakat resah, karena bukan hanya hasil panen yang hilang, tapi juga ada potensi konflik antarwarga jika pelaku terus dibiarkan,” tegasnya.
Maraknya kasus pencurian sawit ini menjadi perhatian serius, mengingat perkebunan sawit merupakan salah satu sumber ekonomi utama masyarakat Kaur.
Petani berharap, dengan adanya langkah cepat dari aparat, aksi “Ninja Sawit” dapat segera dihentikan sehingga mereka bisa kembali merasa aman dalam mengelola kebunnya.(yti)

One comment