Skip to content

Miris !!! Nenek Jariah Diangkut Pakai Kotak Diatas Motor Ke RSUD Kaur

Nenek Jariah (65) warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje dimasukkan dalam ,kotak kayu untuk dibawa ke RSUD Kaur.

KAUR ││NUSANTARAMAILS.COM – Miris, warga Desa Tanjung Aur Kecamatan Maje Kabupaten Kaur harus berjibaku dengan lumpur menggunakan sepeda motor untuk mengevakuasi nenek Jariah (65) janda yang mengalami sakit dan koma. Warga terpaksa mengusung nenek Jariah menggunakan kotak kayu diatas sepeda motor untuk ke RSUD Kaur, Jumat (15/6/2023).

 

Hal ini disebabkan, buruknya akses jalan dipedalaman yang sulit dilintasi kendaraan roda empat. Tubuh tak berdaya nenek Jariah ini masuk dalam kotak sepanjang ukuran tubuhnya dan diikat diatas sepeda motor. Perjalanan menempuh jarak 15 KM tersebut dijalani oleh warga dengan sabar dan penuh harap cemas.

Mengenal Jenis-Jenis Intelijen

Dikhawatirkan kondisi kesehatan nenek Jariah ini semakin memburuk akibat terganjang ganjing didalam kotak diatas sepeda motor yang membawanya menuju RSUD Kaur. Kejadian serupa bukan hanya satu kali ini saja, sudah beberapa kali ada warga yang sakit bahkan membawa jenazah yang terpaksa diangkut menggunakan peti diatas sepeda motor.

 

Janji jalan mulus dari pemerintah seakan tak berujung, warga pun tetap sabar menunggu bak bekatak merindukan bulan. Kondisi ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah pusat guna membantu warga dalam pembangunan jalan yang lebih layak dilalui. Kalaupun membawa hasil pertanian menggunakan sepeda motor adalah hal biasa, namun ini yang dibawa adalah sosok tubuh manusia yang tak berdaya akibat sakit yang dideritanya.

Agrowisata Sindang Panjang Sulap Lahan Kosong Jadi Objek Wisata Yang Ramai Diserbu Warga Berbagai Daerah

Kades Tanjung Aur, Supriyadi menerangkan bahwa, nenek Jariah adalah janda yang menetap di Desa Tanjung Aur. Ia hidup sebatang kara tanpa ada keluarga. Saat ini, nenek Jariah koma atau tidak sadarkan diri akibat sakit yang dialaminya. Warga terpaksa membawanya menggunakan kotak yang terbuat dari papan dan diikat diatas sepeda motor sepanjang 15 KM.

 

“Ya, akses jalan dan jembatan yang tidak dapat dilalui kendaraan roda empat membuat warga harus membawanya menggunakan sepeda motor ojek gunung ke jalan raya sejauh 15 KM,” ujar Kades Tanjung Aur kepada awak media.

 

 

Sementara itu, salah seorang warga desa setempat, Unis mengatakan, sesampainya di jalan Raya Linau, nenek Jariah dipindahkan ke mobil pick up untuk dibawa ke RSUD Kaur. Mobil tersebut milik warga yang peduli akan kondisi nenek Jariah. Entah mengapa, tidak menggunakan mobil ambulance milik Puskesmas Linau yang standby melayani masyarakat.

One comment

Tinggalkan Balasan