TELUK KUANTAN || NUSANTARAMAILS.COM — Miris, diera serba modern saat ini masyarakat Desa Buni Mulya, Desa Logas Tanah Darat dan Desa Sumber Jaya Kecamatan Singingi Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) harus mengandalkan rakit sebagai akses penyeberangan yang menghubungkan ke wilayah lain.
Pasalnya, jembatan yang menjadi akses transportasi ambruk alias putus sejak tahun 2009. Selama 14 tahun, masyarakat harus naik rakit penyeberangan karena tidak memiliki jembatan penghubung.
Baca Juga :
Bravo !! Butuh Waktu Sepekan, Polsek Kaur Utara Berhasil Ungkap Kasus Dugaan Perampasan Ranmor
Suhariyanto, mantan Kades Bumi Mulya menyampaikan, jembatan penghubung antar desa ini sudah lama ambruk. Sehingga, akses penyeberangan masyarakat tidak ada sama sekali.
Untuk menyeberang sungai, warga harus menaiki rakit. Begitu pula kendaraan yang dibawa juga naik rakit.
Sedangkan, kendaraan roda empat tidak bisa sama sekali menyeberangi sungai. Jembatan putus sejak tahun 2009 dan hingga saat ini belum diperbaiki oleh pemerintah.
“Ya, sudah lama putus dan belum di perbaiki. Akses transportasi terputus total dan warga harus menaiki rakit,” ungkap Hariyanto.
Dengan putusnya jembatan ini jarak tempuh yang masyarakat cukup jauh. Jalan panjang memutar mencapai 28 KM.(yti)

2 comments