Skip to content

Menyorot KPN Mandiri Kaur, Tidak Ada RAT Hingga Laporan Keuangan Tak Jelas

Kantor Disperindagkop Kaur.

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Aktivitas Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Mandiri Kaur menjadi sorotan anggotanya sendiri. Mulai dari tidak adanya Rapat Anggota Tahunan (RAT) hingga laporan keuangan yang tak jelas.

Bertahun-tahun, KPN Mandiri mengumpulkan iuran wajib anggotanya namun tidak ada kejelasan kemana aliran iuran tersebut.

KPN Mandiri adalah koperasi yang beranggotakan pegawai negeri. Masing-masing anggota memiliki kewajiban membayar iuran wajib sebesar Rp 30.000 perbulan.

Koperasi ini memiliki anggota yang lumayan banyak. Bahkan, disinyalir sebagai koperasi dengan jumlah anggota terbanyak yang ada di Kabupaten Kaur.

Baca Juga : 

Semarakkan HUT RI, Polsek Nasal-SMSI Kaur Gelar Turnamen Voli Putra-Putri

Seiring perjalanannya, KPN Mandiri mulai dipertanyakan anggota. Sebab, KPN Mandiri tidak pernah menggelar RAT dan koperasi ini juga sudah tidak aktif lagi di Dinas Perindagkop.

Anggota koperasi ini juga mulai berfikir negatif terkait aliran keuangan KPN. Hal ini mencuat dengan adanya kekecewaan anggota yang mengajukan pinjaman.

Namun, tidak terpenuhi karena alasan tidak ada dana kas yang tersimpan di KPN. Hal ini yang mengundang pertanyaan anggotanya.

Menarik : 

SBP Tamtama Ke Bintara Dibuka, Jalur SBP Brimob dan Polair

“Kami sebagai anggot tentu merasa aneh dan janggal. Karena, pengurus selalu mengaku tidak ada uang kas. Padahal, iuran wajib anggota selalu dipungut,” ujar salah seorang anggota KPN Mandiri yang juga sebagai pejabat di Kabupaten Kaur dan meminta tidak menyebutkan identitasnya demi kenyamanan.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan