Skip to content

Habiskan Rp 180 Juta, Bangunan Rabat Beton DD Rigangan II Disorot, Sudah Banyak Pecah

Kondisi rabat beton Desa Rigangan II Kecamatan Kelam Tengah tahun 2022.(sumber foto: buser45.id)

KAUR || NUSANTARAMAILS.COM – Lagi-lagi, masyarakat desa menyorot hasil pembangunan yang bersumber dari Dana Desa (DD). Pasalnya, bangunan jalan rabat beton yang menelan biaya Rp 180 juta sudah banyak yang pecah alias rusak.

Padahal, pembangunan ini baru dikerjakan pada tahun 2022 lalu. Bangunan rabat beton ini pecah dan menyisahkan sisa koral yang mulai berhamburan.

Baca Juga : 

Menyorot KPN Mandiri Kaur, Tidak Ada RAT Hingga Laporan Keuangan Tak Jelas

Hal ini terjadi di Desa Rigangan II Kecamatan Kelam Tengah Kabupatem Kaur. Jalan rabat beton sepanjang 115 meter, lebar empat meter dan ketebalan coran 20 CM ini pecah-pecah.

Kerusakan rabat beton tersebut menimbulkan pertanyaan masyarakat. Baru setahun selesai dikerjakan sudah rusk. Kualitas bangunan tentu patut dicurigai.

“Masa baru setahun dibangun sudah rusak pak, bagaimana kalau sudah lebih satu tahun bisa habis rabat betonnya. Entah karena kurang semen atau kurang apanya sehingga gampang rusak,” ujar warga sekitar yang tidak mau disebut identitasnya.

Menarik : 

Semarakkan HUT RI, Polsek Nasal-SMSI Kaur Gelar Turnamen Voli Putra-Putri

“Untuk pekerjaan tahun 2022, BPD tidak ikut mengawasi pekerjaan, Karena pada waktu itu, antara Pemdes dengan BPD beda pandangan sehingga kurang sejalan. Jadi kami tidak paham masalah jalan tersebut, silakan langsung konfirmasi ke Kades,” ujar ketua BPD, Irmin kepada awak media.(yti)

Article topics

One comment

Tinggalkan Balasan