Skip to content

Mediasi Mentok, Warga Bakar Dua Unit Mobil Perusahaan

Warga Banjar mobil perusahaan tolak aktivitas tambang batu bara.(foto: sumateranews.com)

Namun, permintaan masyarakat tak kunjung diindahkan, akhirnya masyarakat melakukan aksi damai di lokasi aktivitas pembuatan/penimbunan jalan dan kemudian membuat portal dibatas wilayah antara desa Paldas kecamatan Rantau Bayur kabupaten Banyuasin dengan desa Tanjung Agung Barat (TAB) kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Namun portal yang dibuat masyarakat kembali dibuka dan pihak perusahaan tetap melakukan aktivitas kembali, dan diduga inilah salah satu pemicu kemarahan warga.

Selanjutnya, masyarakat menyampaikan kepada pihak terkait, bahkan Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono sempat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan meminta perusahaan menghentikan aktivitas dilapangan, sehingga akhirnya aktivitas berhenti sehari.

Informasi dari Kepala desa, Idil Fitri dan Paisol selaku tokoh masyarakat, bahwa pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan PT Batu bara tersebut bersama Wakil Bupati Banyuasin.

Dari pertemuan itu ada kesepakatan bahwa ada dana 50 juta / bulan untuk masyarakat desa Paldas yang akan direalisasi bulan Januari 2024 mendatang.

Selanjutnya, dari kesepakatan itu, pihaknya akan menyampaikan terlebih dahulu kepada masyarakatnya apakah masyarakat bisa menerima atau tidak, kalau tidak dia akan melaporkan kembali hasil dari pertemuan dengan masyarakat. Mendapat informasi kesanggupan pihak perusahaan Rp 50 juta per bulan membuat masyarakat tidak menyetujuinya.

3 comments

Tinggalkan Balasan