NUSANTARAMAILS.COM – Bahasa kiasan yang menggambarkan kondisi negara saat ini bisa menjadi pembelajaran bersama.
“Kerbau sama kerbau berantem maka yang rusak adalah rumput”.
Bahasa kiasan ini dapat diimplementasikan sebagai gambaran bahwa kalau “Pemimpin sama pemimpin ribut maka yang bingung pengikut”.
Baca Juga :
Bupati Bengkulu Selatan Terima Masukan GP Ansor: Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan
Maka ada harapan agar kerbau sama kerbau berhenti berantem agar rumput tumbuh subur dan berkembang.
Begitu sebaliknya, masyarakat berharap pemimpin sama pemimpin berhenti ribut agar rakyat tenang dan ekonomi tumbuh dengan baik.
“Dimana-dimana kalau kerbau sama kerbau berantem pasti rumput yang rusak. Bahasa kiasan ini bisa menggambarkan kondisi negara saat ini,” ungkap salah seorang warga Rislianto (46), Rabu (10/9/2025).
Pemimpin ribut sesama pemimpin maka dapat dipastikan rakyat atau pengikut yang bingung. Bahkan, merusak tatanan kehidupan dan pertumbuhan ekonomi.(yti)

One comment