Skip to content

Bupati Bengkulu Selatan Terima Masukan GP Ansor: Pemuda Harus Jadi Motor Perubahan

Nusantara Mails – Bengkulu Selatan, Suasana hangat mewarnai diskusi santai antara Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai, dengan jajaran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Rumah Dinas Bupati, Kamis (4/9/2025).

Pertemuan yang penuh nuansa kekeluargaan ini menjadi ruang strategis membahas peran pemuda dalam mendukung pembangunan daerah.

Ketua PC GP Ansor Bengkulu Selatan, Aflan Sugian, menyampaikan bahwa pembinaan pemuda sepatutnya mendapat prioritas utama. Pasalnya, masih banyak generasi muda yang belum sepenuhnya mampu mengambil peran optimal dalam mengakselerasi program pemerintah.

“Pemuda adalah lokomotif perubahan. Namun kita melihat belum semua bisa berperan secara maksimal. Perlu ada langkah konkrit untuk peningkatan kapasitas, mulai dari karang taruna desa hingga organisasi kepemudaan di tingkat kabupaten,” ujar Aflan.

Dalam forum diskusi tersebut, GP Ansor juga memberikan masukan agar Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan lebih intens menggandeng pemuda dalam setiap agenda pembangunan.

Menurut Aflan, optimalisasi peran pemuda akan berdampak signifikan pada keberhasilan program daerah, terutama di sektor sosial, ekonomi kreatif, hingga pemberdayaan desa.

Ia menambahkan, salah satu persoalan yang harus menjadi perhatian serius pemerintah adalah angka pengangguran di kalangan pemuda. Aflan menilai, perlu ada program terukur agar anak muda memiliki ruang yang luas untuk berkarya, berwirausaha, dan terlibat aktif dalam kegiatan produktif.

“Kalau angka pengangguran pemuda bisa ditekan, otomatis daya dukung mereka terhadap pembangunan akan lebih besar. Karena itu, perlu langkah serius dari pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan ruang kreatif bagi generasi muda,” tegasnya.

Bupati Bengkulu Selatan, H. Rifai, mengapresiasi masukan konstruktif dari GP Ansor. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap ide dan gagasan pemuda, terlebih dari organisasi kepemudaan yang memiliki basis kaderisasi kuat.

“Kami menyambut baik inisiatif GP Ansor. Pemuda harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah. Dengan semangat gotong-royong dan inovasi anak muda, saya yakin pembangunan Bengkulu Selatan bisa lebih cepat bergerak maju,” tutur Rifai.

Lebih lanjut, GP Ansor menyatakan kesiapannya untuk menjadi motor penggerak pergerakan pemuda di Bengkulu Selatan. Bahkan, dalam periode kepengurusan saat ini, Ansor menargetkan rekrutmen 1.000 kader baru sebagai upaya memperluas basis gerakan dan memperkuat peran generasi muda di tengah masyarakat.

“Rekrutmen seribu kader ini bukan sekadar angka, melainkan langkah strategis agar semakin banyak pemuda yang punya bekal kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kesiapan menjadi garda terdepan pembangunan daerah,” jelas Aflan.

Diskusi santai tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk menjalin kolaborasi berkelanjutan antara Pemkab Bengkulu Selatan dan GP Ansor. (*)

One comment

Tinggalkan Balasan