Sayyid Quthub cukup tegas menyatakan bahwa seorang memiliki sombong dan membanggakan diri karena tidak adanya iman kepada Allah dan hari akhir, malahan mengikuti setan dan berteman dengannya.
Oleh karenanya pada ayat tersebut disebutkan bahwa Allah tidak mengasihi orang-orang yang memiliki sifat sombong. (Sayyid Quthub, Tafsir Di Dzilal al-Quran, 3:365)
Bagi Quraish Shihab, sifat angkuh, sombong dan sebagainya ialah rintangan paling besar dan sulit bagi para pencari ilmu.
Mereka yang sombong dan angkuh akan kesulitan mendapatkan ilmu yang akan mengantar mereka pada kebajikan dan kebijaksanaan. Sehingga yang mereka dapatkan justru kebodohan dan mengantarkan pada perilaku tercela dan jahat.
Yang terakhir, perlu ditekankan bahwa penggabungan dua sifat itu bukan bermakna bahwa Allah tidak menyukai orang-orang yang memiliki kedua sifat tersebut secara bersamaan.
Namun bila seseorang hanya memiliki salahsatu dari kedua sifat itu, maka itu sudah mengundang kemurkaan-Nya. Namun memang pada realitanya dua sifat itu seringkali beriringan.

Leave a comment