Skip to content

Hukum Konsumsi Video di Internet yang Banyak Tidak Dipahami Orang

Dari hadis ini, dapat dipahami bahwa memandang sesuatu yang tidak pantas dapat menjadi pintu masuk bagi iblis untuk merusak keimanan seseorang.

Iblis akan menjadikan pandangan yang tidak terjaga sebagai alat untuk mengotori hati, sehingga pelaku akan merasakan dampak negatif dalam spiritualitasnya.

Mengonsumsi video yang viral dan mengandung konten yang tidak baik dapat menurunkan kualitas iman, karena hati akan terpengaruh oleh hal-hal yang seharusnya dijaga.

Mendikdasmen Ungkap AI dan “Coding” Akan Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah

Oleh sebab itu, setiap kali kita merasa tertarik pada konten yang sifatnya memancing hawa nafsu atau melanggar nilai moral, sebaiknya kita berusaha untuk menundukkan pandangan dan menjauh darinya.

Selain menjaga pandangan, Islam juga menekankan pentingnya penggunaan waktu dengan bijak. Setiap umat Islam hendaknya menggunakan waktunya untuk hal-hal yang bermanfaat dan mendekatkan diri kepada Allah. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. Al-‘Asr: 1-3).

Ayat ini mengingatkan kita bahwa waktu adalah salah satu nikmat yang sangat berharga. Jika waktu dihabiskan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat atau bahkan merugikan, maka manusia akan berada dalam kerugian.

Menghabiskan waktu untuk menonton atau mencari video viral yang sifatnya negatif hanya akan membawa manusia pada perbuatan sia-sia, bahkan bisa jadi menjerumuskan ke dalam perbuatan dosa.

Oleh karena itu, hendaknya kita lebih selektif dan berhati-hati dalam menggunakan waktu, termasuk dalam memilih konten yang dikonsumsi di internet.

Di sisi lain, Islam juga menganjurkan umatnya untuk selalu introspeksi diri dan menjaga kebaikan dalam berinteraksi dengan teknologi. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menuntun kita agar senantiasa berkata dan berbuat baik dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam dunia digital.

Article topics

Leave a comment

Tinggalkan Balasan