Luka tersebut disinyalir sebagai tanda gengs siswi ini. Kejadian tersebut sontak menjadi buah bibir masyarakat dan instansi terkait.
Kepala sekolah setempat, Sri Utami Dwi Wahyuni kepada awak media menjelaskan, pihaknya sudah memanggil orang tua siswi tersebut. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya indikasi negatif lain.
“Mereka hanya mengikuti trend jaman. Mereka melihat di channel youtube dan dipraktekkan langsung dengan bersama-sama,” ujar Sri Utami.

Leave a comment