Melansir laman beritamerdeka.id, aksi gengs sekolahan ini berawal dari kecurigaan salah seorang guru yang melihat ada bekas luka dilengan kiri beberapa orang siswi.
Guru ini curiga karena bentuk luka sayatan tersebut semuanya mirip dan sama persis. Untuk memastikan kecurigaan tersebut, dilakukan pemeriksaan keseluruh siswi.
Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh kelas yang ada di sekolah tersebut. Dari hasil pengecekan, ditemukan ada 52 siswi yang memiliki luka sayatan yang sama di lengan.

Leave a comment