Skip to content

Hati-Hati! Tanpa Sadar Minum Es Teh Berisi Obat Perangsang, Cewek Bernasib Tragis

Ilustrasi Minum Es Teh - Net
Ilustrasi Minum Es Teh - Net

Di rumah tersebut, dia meminta YSA untuk membeli es teh.

Saat YSA pergi membeli es teh, AT menyiapkan lima jenis obat, yang salah satunya diduga sebagai obat perangsang.

 

Begitu kembali, AT meminta YSA untuk membeli es teh lagi.

 

“Sementara YSA pergi membeli es teh yang kedua itu, AT mencampurkan obat racikannya ke es teh yang dibeli pertama,” kata Kapolres Sragen, AKBP Piter Yanottama.

 

Setelah kembali ke rumah, YSA diberi es teh yang sudah dicampur obat, hasilnya korban malah lemas dan pucat.

 

AT kemudian meminta YSA untuk beristirahat di kamarnya.

Lantaran khawatir, AT kemudian menghubungi pacarnya berinisial KN (15).

 

“KN kemudian datang ke rumah AT,” kata AKBP Piter Yanottama.

AT menceritakan kejadian yang dia alami pada KN, lantaran tak ada solusi, AT dan KN lalu meninggalkan YSA untuk pergi melayat.

 

“Keluarga KN ada yang meninggal, keduanya meninggalkan YSA pergi dari rumah,” kata AKBP Piter Yanottama.

Heboh, Petugas Rutan KPK Lakukan Video Seks Call (VCS) dengan Istri Tahanan

Setelah melayat, AT kemudian kembali ke rumah sendirian.

Saat sampai di rumah ini, dia melihat YSA sadar.

Kepada AT, YSA bertanya “kowe meh nangdi meneh (kamu mau kemana lagi)”

 

Mendengar perkataan YSA itu, AT malah kesetanan, dia mencekik dan membekap YSA hingga meninggal dunia.

 

Setelah memastikan YSA meninggal, AT menghubungi KN. Keduanya lantas membuang jenazah YSA di di Dukuh Kalioso, Desa Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.

 

Terancam 15 Tahun Penjara

AT (23) terancam mendekam di balik dinginnya jeruji besi selama 15 tahun ke depan.

Hal ini setelah dirinya menghabisi nyawa YSA (22), wanita asal Colomadu, Karanganyar.

2 comments

Tinggalkan Balasan