NUSANTARAMAILS.COM – Hai sobat petani kelapa sawit, ada beberapa fungsi Boron (B) atau Borat atau sebutan lainnya yakni Boraks.
Dikutip dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKSI). Ada beberapa fungsi Boron.
Boron (B) merupakan unsur hara mikro yang penting untuk tanaman kelapa sawit. Berikut beberapa fungsi boron untuk sawit:
Baca Juga :
Gusril Pausi : Pelaku Pembunuhan Karang Dapo Menyerahlah, Jangan Bersembunyi Lagi
Fungsi Utama
1. Meningkatkan Hasil Panen
Boron membantu meningkatkan produksi buah dan biji.
2. Mengatur Pertumbuhan
Boron mengatur pertumbuhan tanaman, terutama pada tahap awal.
3. Meningkatkan Kualitas Buah
Boron meningkatkan kualitas buah dengan mengurangi kerusakan dan memperbaiki tekstur.
Fungsi Biologis
1. Pembentukan Sel
Boron membantu pembentukan sel dan dinding sel.
2. Pengangkutan Karbohidrat
Boron membantu pengangkutan karbohidrat dan nutrisi lainnya.
3. Aktivitas Enzim
Boron mengaktifkan enzim yang terkait dengan proses metabolisme.
4. Pengaturan Hormon
Boron mengatur keseimbangan hormon tanaman.
Gejala Kekurangan Boron
1. Pertumbuhan Terhambat
2. Buah Tidak Terbentuk dengan Baik
3. Kerusakan Buah
4. Daun Menguning dan berkerut.
5. Bunga Jantan Tidak Terbentuk
Dosis dan Cara Aplikasi
1. Aplikasikan 25-150 gr per pokok/ tahun (Sesuai umur Tanaman)
2. Gunakan bentuk boron yang larut dalam air (Boraks atau Asam Borat).
3. Aplikasikan pada tanah atau daun.
4. Konsultasikan dengan ahli pertanian untuk dosis dan cara aplikasi yang tepat.
Sumber Boron
1. Boraks (Na2B4O7)
2. Asam Borat (H3BO3)
3. Boron Trioksida (B2O3)
Perhatian
1. Kekurangan boron dapat menyebabkan kerusakan tanaman.
2. Kelebihan boron dapat menyebabkan keracunan tanaman.
3. Pastikan dosis dan cara aplikasi yang tepat.
Semoga bermanfaat dan menambah wawasan petani kelapa sawit di Indonesia.(**)

Leave a comment